ILMU SOSIAL DASAR STUDI KASUS

JUDUL

PENISTAAN  AGAMA OLEH GUBERNUR DKI

PENGHINAAN  ISI SURAT AL MAIDAH AYAT 51

TEMA

AGAMA

ISI

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, atau akrab disapa Ahok, dilaporkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) ke Polda Sumatera Selatan, Kamis 6 Oktober 2016. Ahok dilaporkan, lantaran dinilai telah melakukan penistaan terhadap agama Islam.

Komisi Hukum dan Perundang-undangan MUI Sumsel, Yogi Vitagora mengatakan, mereka baru mengetahui, jika Ahok telah melakukan pelecehan terhadap ayat suci Alquran, setelah melihat video berbagi Youtube.

“Mestinya, dia (Ahok) tidak perlu menyinggung soal Alquran. Dia tidak paham dan tidak mengimani. Itu kan hak umat Muslim. Kalau dia mengajak agamanya sendiri, ya tidak apa-apa, dan tidak ada masalah,”

Di video itu, Ahok tampak mengarahkan warga untuk memilihnya dengan membantah penafsiran surat Al Maidah.

“Bapak ibu ga bisa pilih saya….Dibohongin dengan surat Al Maidah 51…macem-macem itu…itu hak bapak ibu, kalau bapak ibu merasa ga milih neh karena saya takut neraka, dibodohin gitu ya..gapapa…” kata Yogi, menirukan ucapan Ahok di dalam video tersebut.

Atas pernyataan Ahok itu, MUI Sumsel bersama organisasi Islam akan melakukan aksi dengan turun ke jalan, agar Ahok meminta maaf kepada umat Islam.

“Kami laporkan pasal 156 KUHP jo pasal 27-28 ITE tentang Penistaan Agama dan Pencemaran Nama Baik Agama pasal 310-311 KUHP. Rencananya, dalam waktu dekat kami akan turun ke jalan, meminta Ahok meminta maaf dan proses hukumnya berlangsung

FPI beranggapan bahwa Ahok benar menistakan agama dan patut dihukum berat oleh kepolisian. Namun, menurut Din, meskipun Ahok memang benar menistakan agama, bukan berarti Ahok tidak bisa dimaafkan. Ia berkata, Ahok sudah meminta maaf.

KESIMPULAN

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengumumkan pernyataan sikap terkait penyebutan kalimat “…dibodohi pakai Al-Maidah 51…” oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Kalimat itu diucapkan Ahok saat berdialog dengan warga Kepulauan Seribu pada September lalu.

Dalam pernyataan sikapnya MUI menyimpulkan Ahok telah menghina Al-Quran dan atau Ulama Islam. Keduanya menurut MUI memiliki konsekuensi hukum.

Pernyataan sikap MUI dikeluarkan pada Selasa (11/10/2016), ditanda tangani oleh Ketua Umum MUI Ma’ruf Amin dan Sekretaris Jenderal MUI Dr. H. Anwar. MUI mengutarakan 5 sikap dan 5 rekomendasi kepada pemerintah.

“Pernyataan Basuki Tjahaja Purnama dikategorikan: (1) menghina Al-Quran dan atau (2) menghina ulama yang memiliki konsekuensi hukum,” bunyi kesimpulan pernyataan sikap MUI

SARAN

Saran saya sebagai masyarakat biasa dan juga orang muslim seharusnya bapak gubernur harus memiliki sopan santun yang baik karena pemimpin tidak dilihat dari bagaimana keberhasilannya dia memimpin suatu daerah tetapi dilihat dari sopan satun berplilaku dan sikap saling menghargai sesama manusia  dari kasus ini kita belajat harus hati hati dalam berbicara karena mulut mu harimau mu apalagi ini menyangkut soal agama

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s